GRII Sydney http://www.griisydney.org in 40 Ringkasan Khotbah GRII Sydney Jangan Kuatir Menghimpit Hidupmu Pdt. Effendi Susanto STh. Dalam beberapa minggu di awal tahun yang baru ini saya ingin kita semua memasukinya dengan beberapa hal memimpin pikiran dan hati kita. Ada orang memasuki tahun yang baru dengan hati dan optimisme yang besar, menyusun perencanaan yang besar, menginginkan supaya tahun ini bisa meraih hal yang lebih baik, lebih banyak dan lebih besar lagi. Itu adalah hal yang lumrah di dalam perencanaan kita. Tetapi di tengah optimisme yang besar seperti ini, biar kita menjaga hati kita dengan satu koridor yang penting dari firman Tuhan, "jikalau semua itu Tuhan kehendaki..." (Yak.4:13-15). Ini merupakan koridor yang penting menjaga hati kita supaya kita tidak takabur, menganggap kita bisa mengatur dan mengontrol perjalanan hidup kita. Tetapi ada orang yang mungkin memasuki tahun ini dengan hati dan pesimisme yang besar, ketakutan yang berkelebihan akan menghadapi bencana. Sunday, January 22, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/01/22/jangan-kuatir-menghimpit-hidupmu/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/01/22/jangan-kuatir-menghimpit-hidupmu/ Apa yang Menjadi Prioritas dalam Hidupmu? Pdt. Effendi Susanto STh. Mengawali tahun ini banyak berita disebarkan lewat BBM yang mengatakan kiamat akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012. Bagi saya berita-berita seperti itu adalah berita kecil dan remeh yang tidak sepatutnya menggelisahkan kita. Kemarin pagi di surat kabar dikatakan 700 pekerjaan di ANZ akan hilang, yang kerja di ANZ tidak usah kuatir dengan berita seperti itu. Kalau pun engkau sampai dipecat, itu tidak akan mempengaruhi dan merubah hidpmu terlalu besar dan dratis. Tiga tahun yang lalu kota Christchurch di New Zealand mengalami gempa bumi yang dahsyat dan rumah-rumah banyak yang ambruk. Tahun lalu mereka coba membangun rumah yang baru, tidak lama ambruk lagi oleh gempa, dan tanah disekitarnya tidak bisa lagi dijadikan fondasi karena tanah yang solid itu berubah menjadi lumpur. Habis total, mau dijual tidak bisa. Mereka bertanya, bagaimana kami bisa membangun hidup kami karena tidak ada tanah yang solid untuk kami berpijak lagi? Sunday, January 15, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/01/15/apa-yang-menjadi-prioritas-dalam-hidupmu/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/01/15/apa-yang-menjadi-prioritas-dalam-hidupmu/ Berencana dan Melangkah di dalam Kehendak Tuhan Pdt. Effendi Susanto STh. Berbeda dengan manusia, Tuhan memberi binatang kemampuan ekstra untuk memakai naluri dan instingnya yang ada sehingga mereka bisa survive hidup, tetapi binatang tidak mempunyai kemampuan untuk berencana ke depan. Binatang tidak punya kesadaran akan waktu dan kesadaran diri mengenai hidup mereka. Hanya manusia yang memiliki kemampuan berencana, kemampuan menata masa depan, kesadaran akan hidup, kesadaran akan waktu dan nilai kekekalan. Itu sebab memasuki tahun yang baru ini saya percaya kita punya program dan rencana yang kita sudah atur baik-baik. Sunday, January 08, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/01/08/berencana-dan-melangkah-di-dalam-kehendak-tuhan/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/01/08/berencana-dan-melangkah-di-dalam-kehendak-tuhan/ Renung Yang Lampau, Hadapi Yang Baru Pdt. Effendi Susanto STh. Learning from the past, facing the future. Tahun 2011 sudah lewat; tahun itu tidak bisa kita balik kembali. Tahun itu sudah menjadi sejarah bagi hidup engkau dan saya, dan tahun yang baru, tahun 2012, Tuhan percayakan kepada kita untuk kita boleh masuki. Tahun itu boleh lewat, namun tidak berarti pelajaran yang bernilai dan berarti yang diberikannya tidak kita bawa memasuki tahun ini. Justru ada banyak hal yang tidak boleh kita tinggalkan dari sejarah supaya kita tidak mengulang kembali apa yang sudah terjadi di dalam sejarah menjadi derita dan nestapa yang tidak ada habis-habisnya. Sunday, January 01, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/01/01/renung-yang-lampau-hadapi-yang-baru/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/01/01/renung-yang-lampau-hadapi-yang-baru/