GRII Sydney http://www.griisydney.org in 40 Ringkasan Khotbah GRII Sydney Pembentukan Menjadi Perabot Yang Mulia Pdt. Effendi Susanto STh. Perusahaan yang besar, sekolah yang hebat, kalau anak kita bisa masuk dan bisa dipakai dan bekerja di situ, itu merupakan hal yang membanggakan luar biasa. Namun saya percaya tidak ada hal yang lebih indah dan membanggakan dan lebih mulia jikalau, seperti kalimat yang Paulus pakai di sini, "You will become a vessel of honour because you've chosen by God to be used for good works for God." Bukan dipakai oleh perusahaan yang besar, bukan dipakai oleh konglomerat yang besar, bukan bersekolah di sekolah yang elite, tetapi dipakai oleh Allah sendiri. Sunday, May 06, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/05/06/pembentukan-menjadi-perabot-yang-mulia/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/05/06/pembentukan-menjadi-perabot-yang-mulia/ Panggilan Untuk Menjadi Perabot Yang Mulia Pdt. Effendi Susanto STh. Memang Surat 2 Timotius nampaknya diberikan dari pribadi Paulus yang sedang berbicara kepada Timotius mempersiapkan dia melayani dengan baik, namun tetap kita harus melihat surat 2 Timotius bukan hanya sebuah surat yang ditujukan secara pribadi yang tidak ada kaitannya dengan kita. Kenapa kita harus melihat surat ini di dalam perspektif yang lebih luas daripada sebuah surat pribadi? Karena dalam 2 Tim.3:17 menjadikan sifat surat pastoral ini berubah menjadi surat general bagaimana Tuhan membentuk dan mempersiapkan bukan saja seorang Timotius, bukan saja seorang hamba Tuhan, tetapi setiap kita yang melayani, setiap orang Kristen, setiap orang percaya memiliki satu goal, kita itu menjadi 'man of God' di dalam hidup ini. "Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik." Sunday, April 29, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/04/29/panggilan-untuk-menjadi-perabot-yang-mulia/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/04/29/panggilan-untuk-menjadi-perabot-yang-mulia/ Perjumpaan Yang Merubah Hidup Pdt. DR. Benyamin F. Intan PhD. Bartimeus adalah seorang pengemis yang buta. Berpuluh tahun ia menunggu untuk disembuhkan, dan mungkin ini satu-satunya kesempatan dimana dia bisa bertemu dengan Tuhan Yesus, dimana dia boleh mendapatkan kesembuhan. Tetapi ketika satu-satunya kesempatan yang sudah dia tunggu berpuluh tahun dan seumur hidup yang dia punya, ketika dia berkata, "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku..." dia begitu kecewa. Pengikut-pengikut Tuhan Yesus termasuk murid-murid Yesus menegur dia, "Diam! Jangan mengganggu!" C.S. Lewis pernah mengatakan penghalang yang paling besar untuk membawa orang kepada Tuhan Yesus itu bukan faktor eksternal, itu bukan penganiayaan, tetapi faktor internal yaitu orang Kristen itu sendiri. Yang menjadi batu sandungan yang paling besar orang datang kepada Tuhan Yesus adalah orang Kristen. Faktor eksternal seperti penganiayaan seringkali dipakai Tuhan justru menjadi blessing in disguise bagi pertumbuhan Kekristenan. Bapa Gereja Tertullian menyaksikan sendiri dengan kalimat ini, semakin dihambat, Kekristenan itu akan semakin merambat. Sunday, April 22, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/04/22/perjumpaan-yang-merubah-hidup/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/04/22/perjumpaan-yang-merubah-hidup/ Peringatan Atas Ketidak-setiaan Ajaran Pdt. Effendi Susanto STh. 2 Tim.3:17, "Demikianlah tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik..." adalah ayat inti yang penting sekali karena bagi saya ayat ini merupakan dasar filsafat pelayanan Paulus yang memanggil Timotius dan juga memanggil setiap kita yang ikut Tuhan, that's how God shapes the man of God, demikianlah Tuhan membentuk, mengkikis, memperlengkapinya supaya mereka boleh mengerjakan pekerjaan yang baik, yang noble, yang mulia bagi Tuhan. Ini tidak bicara mengenai segelintir orang saja tetapi bicara mengenai bagaimana Tuhan membentuk hidupsetiap kita supaya kita boleh menjadi manusia-manusia kepunyaan Allah, manusia yang menjadikan Tuhan lebih utama daripada segala-galanya. Sunday, April 15, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/04/15/peringatan-atas-ketidak-setiaan-ajaran/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/04/15/peringatan-atas-ketidak-setiaan-ajaran/ Surely, He Has Carried Our Sorrows Pdt. Effendi Susanto STh. Di dalam hidup di dunia ini kita mau dikenal sebagai orang yang hebat; kita mau apa yang kita kerjakan sampai selesai orang menyebut kita sebagai orang yang sukses. Saya percaya kita ingin dikenal orang sebagai orang yang baik, orang yang kuat, a man of achievement, a man of steel, a man of success. Tidak ada orang di dalam dunia mau dikenal sebagai "a man of sorrow." Namun itulah julukan untuk Tuhan kita Yesus Kristus. Seluruh hidup Yesus Kristus disebutkan oleh nabi Yesaya dengan kalimat ini, Ia yang datang dan lahir dan yang melayani di dalam dunia ini, a Man of Sorrow. Friday, April 06, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/04/06/surely-he-has-carried-our-sorrows/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/04/06/surely-he-has-carried-our-sorrows/ Berita Salib, Bukan Sandungan dan Bukan Kebodohan Pdt. Effendi Susanto STh. "Tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan..." (1 Kor.1:23). Dari jaman ke jaman, berita tentang salib Tuhan Yesus adalah satu berita yang sulit diterima oleh siapapun. Berita tentang salib sulit diterima oleh orang Yahudi yang tidak akan pernah berpikir juruselamat itu datang dari atas kayu salib, sebab di dalam PL dikatakan "terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib" (Gal.3:13, Ul.21:23) masakah Dia bisa menjadi juruselamat kita? Sunday, April 01, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/04/01/berita-salib-bukan-sandungan-dan-bukan-kebodohan/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/04/01/berita-salib-bukan-sandungan-dan-bukan-kebodohan/ Memori Akan Kesetiaan Tuhan Pdt. Effendi Susanto STh. Kemajuan teknologi, khususnya dalam dunia komunikasi begitu luar biasa, dengan "smart phone" di tangan, apa saja ada di situ. Namun kemajuan teknologi yang mendatangkan banyak kemudahan itu ternyata juga mendatangkan hal-hal yang merugikan yang mungkin tidak pernah kita sadari. Malah saya pikir kemajuan ini lebih banyak rugi daripada untungnya. Paling tidak dulu sebelum ada smart phone, kita paling sedikit hafal 30 nomor telpon orang-orang yang kita kenal. Bukan saja nomor telpon mereka, kita juga hafal kapan ulang tahun mereka, kita juga hafal alamat rumahnya. Tetapi sekarang karena kecanggihan handphone, paling-paling kita hanya hafal nomor telpon rumah dan nomor telpon isteri kita. Selebih dari itu kita tidak ingat apa-apa lagi, karena itu menjadi tugas smart phone mengingatkan kita. Sunday, March 25, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/03/25/memori-akan-kesetiaan-tuhan/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/03/25/memori-akan-kesetiaan-tuhan/ Pelihara Harta Yang Dipercayakan Kepadamu Pdt. Effendi Susanto STh. Surat 2 Timotius Paulus tulis untuk memberi kekuatan kepada Timotius, yang sedang melayani dengan berat sekali di satu Gereja di Efesus. Saudara akan melihat nanti di pasal-pasal selanjutnya dari 2 Timotius, ia menghadapi oposisi di dalam pelayanan ini; ia menghadapi realita rekan-rekan yang desersi meninggalkan pelayanan. Di dalam Gereja ada pengajaran-pengajaran yang membingungkan, ada sikap pelayanan yang berbeda dari hamba-hamba Tuhan itu. Saya percaya anak muda ini sedang bertanya-tanya, mana yang benar? Sikap pelayanan yang bagaimana yang harus saya pegang, kerjakan dan lakukan? Menderitakah atau tidak? Memberitakan Injil yang tidak populer dan tidak banyak orang yang mau ikut atau memberitakan Injil yang bisa menarik banyak orang menjadi pengikutnya? Sunday, March 18, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/03/18/pelihara-harta-yang-dipercayakan-kepadamu/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/03/18/pelihara-harta-yang-dipercayakan-kepadamu/ Desersi Iman Pdt. Effendi Susanto STh. Mudah sekali kita goyah, pada waktu seorang hamba Tuhan yang masih muda melayani, tahun demi tahun melayani makin melihat betapa banyak hamba Tuhan, rekan-rekan sepelayanan akhirnya satu-persatu pergi meninggalkan Tuhan. Betapa mudah kita berpikir mungkin ada yang salah di dalam pelayanan kita. Kalau kita sudah tekun begitu lama melayani dengan sungguh, dengan dedikasi dan dengan air mata, bahkan mungkin dengan curahan darah karena kesulitan dan penderitaan, kita tidak menyaksikan begitu banyak orang datang berlimpah-limpah mengikuti kebaktian. Mungkin mudah kita goyah dalam perjalanan kita mengikut Tuhan hari demi hari. Dengan kesungguhan kita mau terus cinta Tuhan; dengan etika yang jujur kita bekerja; dengan keberanian menolak segala cara tipu muslihat demi untuk mendapatkan banyak kekayaan dengan cara yang mudah. Tetapi justru di tengah-tengah cara hidup seperti itu, ternyata hidup kita tidak lebih lancar dan lebih sukses daripada orang-orang lain. Sunday, March 11, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/03/11/desersi-iman/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/03/11/desersi-iman/ The Spirit of Courage and Our Disadvantage Pdt. Effendi Susanto STh. 2 Tim.3:17 bagi saya merupakan kalimat yang penting sekali, merupakan core yang penting, satu inti bagi kita untuk boleh melihat surat 1 dan 2 Timotius. "That's how every man of God equipped, shaped to do every good works for God." Demikianlah masing-masing, tiap-tiap manusia Allah, manusia yang bukan saja kepunyaan Allah, tetapi yang juga mendedikasikan hidupnya bagi Allah, manusia yang hidup semata-mata Allah menjadi prioritasnya; Tuhan akan bentuk dia, Tuhan akan pertajam hidupnya, Tuhan akan melengkapi dia supaya dia boleh mengerjakan setiap pekerjaan yang baik, pekerjaan yang agung, pekerjaan yang mulia, pekerjaan yang tidak mungkin hilang sepanjang sejarah. Sunday, March 04, 2012 http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/03/04/the-spirit-of-courage-and-our-disadvantage/ http://griisydney.org/ringkasan-khotbah/2012/2012/03/04/the-spirit-of-courage-and-our-disadvantage/